Larantuka, mediantt.com — Kepolisian Resor (Polres) Flotim mulai tanggap terhadap keluhan masyarakat akan kenyamanan dan keamanan di Pelabuhan Larantuka, yang kerap menakutkan. Polres Flotim menyatakan siap membantu Syabandar Larantuka menjaga dan mengawasi aktifitas sehari-hari, termasuk pengamanan di kawasan Pelabuhan Larantuka.

“Kami siap membantu Syabandar Larantuka. Keterlibatan langsung polisi ini bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan daerah pelabuhan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat,” tutur Kepala Bagian Humas Polres Flotim, Iptu I Nyoman Supartha kepada Wartawan di Larantuka, Senin (22/9), usai rapat koordinasi yang digelar Kapolres Flotim AKBP Dewa Putu Gede Artha, Kepala Syabandar Pariman, dan Kepala PT ASDP Larantuka di aula Ikatara Mapolres Flotim.

Ia mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan menyatukan pemahaman bersama dalam menjawab harapan masyarakat Flotim terkait keamanan dan kenyamanan di daerah Pelabuhan Larantuka dan Pelabuhan Feri di Waibalun pada saat merapatnya kapal Pelni, kapal Lontainer, kapal barang, kapal Feri dan Penumpang Pelra setiap hari.

Saat itu, Kepala Syabandar Larantuka Pariman meminta dukungan dan bantuan langsung dari kapolres dalam menjaga kepentingan di kawasan pelabuhan. Karena, menurut Syabandar, saat ini dirasa kawasan pelabuhan kurang tertib pada saat bongkar muat penumpang, peti kemas, dan saat kedatangan kapal Pelni dan Feri.

“Dalam rapat tersebut disepakati bahwa pada saat kapal Pelni merapat di dermaga Larantuka, yang diperkenankan masuk adalah penumpang yang bertiket dan porter,” tegas Pariaman.

Menurut dia, penertiban kendaraan roda dua dan roda empat di daerah pelabuhan juga menjadi agenda pembahasan dalam rapat koordinasi itu. Fakta selama ini, sebut dia, kendaraan bebas keluar masuk daerah pelabuhan. Pemarkian juga dipandang tidak kondusif. Karena itu, Syabandar akan menentukan lokasi khusus di daerah pelabuhan untuk menjadi tempat parkir kendaraan. “Selain mengatur kendaraan roda dua dan roda empat, Syabandar juga akan mengatur Kapal Motor Penumpang Penyeberangan agar berlabuh tambat di dermaga dengan tertib,” katanya.

Kapolres Dewa juga meminta Syabandar untuk mengatur penempatan para pedadang kaki lima (PKL) di kawasan pelabuhan. “Semua pedagang yang berjualan di daerah pelabuhan perlu dilokalisasi agar tidak terpencar di sana sini,” kata Kapolres Dewa.

Ia menambahkan, Pelabuhan Laut Larantuka sangat ramai setiap hari sehingga ke depan harus ditata kelolah lebih baik. “Polres siap mendukung dan membantu Syabandar mengawasi daerah pelabuhan ini,” tegasnya. (eman)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of