Warga Umbu Ratu Nggai 100 Persen Dukung Victory-Joss

PEDIRA TANA, mediantt.com – Warga Desa Pedira Tana, Kecamatan Umbu Ratu Nggai, Sumba Tengah, kedatangan tamu politik istimewa. Sebab, sepanjang sejarah suksesi di NTT, tidak pernah ada calon gubernur atau calon wagub yang datang ke wilayah itu. Warga hanya mendengar nama lalu memilih, tapi tidak pernah melihat orangnya. Karena itu, Cawagub Nae Soi yang bertandem dengan Viktor Bungtilu Laiskodat, menjadi orang pertama yang datang ke wilayah dengan medan jalan yang sangat memprihatinkan itu.

‘Selama ini kami hanya dengar nama calon gubernur dan calon wakilnya. Tidak ada yang melihat kami. Hari ini kami sangat bangga Bapa Calon Wagub Josef mau datang menyapa kami. Sebagai tuan rumah, kami sangat menghargai tamu yang datang. Karena itu, seluruh warga empat desa dalam kecamatan Umbu Ratu Nggai akan 100 persen mendukung Victory-Joss dan menang di wilayah kami ini,” ungkap tokoh adat Umbu Habaita kepada Cawagub Nae Soi dalam sesi dialog pada kampanye dialogis di Desa Pedira Tana, Senin (9/4).

Salah seorang tokoh pemuda, Markus, juga menuturkan, “Bapa Josef sudah melihat sendiri jalan masuk ke desa kami ini tidak pernah diaspal. Listrik pun tidak menyala. Yang ada hanya tiang listrik dan kabel tapi tidak pernah nyala. Kami mohon perhatian bapa Josef dan pak Viktor kalau sudah terpilih, jangan lupa kami”.

Sementara sesepuh di wilayah itu, yang juga calon Bupati Simba Tengah, Umbu Marisa, meminta Nae Soi untuk memperhatikan Sumba Tengah jika sudah terpilih. “Saya yakin Victory-Joss menang di wilayah ini. Jika Tuhan berkehendak dan rakyat memilih Victory-Joss memimpin NTT, jangan lupa memperhatikan kami di Sumba Tengah, terutama Desa Pedira Tana ini,” kata Umbu Marisa yang berduet dengan Tagela Ibi Sola ini.

Sejumlah warga juga mengapresiasi sikap Victory-Jos yang tegas menolak tambang. “Kami ini korban tambang. Saya dipenjara 9 bulan gara-gara menolak tambang. Karena itu, kami sangat dukung Victory-Joss yang tegas menolak tambang. Kami dukung paket ini 100 persen,” tandas Ignasius, korban tambang.

Tolak Tambang

Calon Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi, dalam orasinya mengatakan, bila dirinya dan Viktor memimpin NTT, semua izin tambang yang telah dikeluarkan akan dicabut. Sebab, aktivitas tambang akan merusak ekologi.

“Viktor dan Josef menolak izin pertambangan dalam bentuk apapun juga, karena hanya merusak ekologi. Yang untung adalah pemilik tambang,” katanya.

Menurutnya, ada 392 izin tambang di seluruh NTT yang telah dikeluarkan bupati dan ketika dipercayakan memimpin NTT, langsung mencabut izin tambang tersebut.

Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI ini juga mengatakan, pembangunan yang akan dijalankan oleh keduanya ketika diberi kepercayaan memimpin NTT adalah pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

“Tambang bukan pembangunan yang berkelanjutan karena dengan izin tambang akan membunuh anak cucu. NTT merupakan provinsi dengan wilayah pengembangan sektor pariwisata yang paling tinggi,” tegasnya.

Nae Soi mengatakan, selain fokus pada pengentasan kemiskinan, sumber daya manusia, persoalan infrastruktur, air dan listrik juga akan mendapat perhatian. Air minum, sebut dia, banyak upaya mengatasi masalah air bersih, salah satunya mendatangkan mesin penyulingan air laut untuk air bersih.

Menurutnya, Victory-Joss tidak butuh jabatan dan pangkat namun menginginkan kuasa untuk membangun NTT dan membangun mulai dari RT agar dapat melihat dari dasar kebutuhan masyarakat. (jdz)