Warga Lo Kufeu Diminta Optimalkan Pengolahan Lahan dengan Terasering

BETUN, mediantt.com – Program Revolusi Pertanian (RPM) makin membumi di Kabupaten Malaka. Gerakan ini terus digalakan, termasuk yang dilakukan Yayasan Mitra Tani Mandiri (YMTM) kepada warga petani Desa Li Kifeu dan desa-desa binaannya.

Ketika menghadiri pembukaan Pertemuan Semesteran Petani Pengembangan Masyarakat terpadu yang berpusat pada ASET, di Desa Ikantuanbeis, 11-12 Juni 2018, Camat Io Kufeu, Laurensius Seran, meminta warga Desa Io Kufeu dan beberapa desa binaan Yayasan Mitra Tani Mandiri (YMTM) agar melakukan konservasi lahan dengan sistem terasering. Ini untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan di daerah pegunungan. Sesuai keadaan geografis wilayah maka beberapa kecamatan di pegunungan perlu responsif melakukan konservasi lahan dengan program terasering terutama pada lahan pegunungan demi mencegah erosi pada lahan-lahan miring.

“Lahan yang sudah diterasering bisa dimanfaatkan untuk menanam jagung, ubi kayu, kacang-kacangan serta hijauan makanan ternak guna meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Camat Laurens.

Acara ini dihadiri 150 anggota kelompok tani dari 6 desa binaan YMTM yakni; Desa Ikantuanbes, Desa Tunmat (Kecamatan Io Kufeu), Desa Naukekusa dan Oe’naek, Tniumanu (Kecamatan Laenmenen) dan Desa Babulu Selatan (Kecamatan Kobalima).

Camat Laurens mengaku sangat senang dengan program binaan YMTM yang membina enam desa diatas sejak tahun 2015 silam karena sangat membantu warga dipegunungan sekaligus sebagai solusi untuk melakukan pengolahan lahan pada daerah miring dan bebatuan yang tidak bisa diolah traktor lahan kering.

Dikatakan, kegiatan binaan YMTM pada beberapa desa itu merupakan langkah sangat tepat untuk pemanfaatan luas lahan garapan.

“Kita di Malaka punya Program unggulan daerah yakni program RPM yang dicanangkan Bupati SBS guna meningkatkan kemakmuran rakyat di Malaka. Apa yang dibahas dan dikerjakan saat ini cukup bagus terutama untuk perluasan lahan garapan guna penanaman Palawija dan pengembangan Hijauan Makanan Ternak (HMT) untuk budidaya ternak,” katanya.

Ia melanjutkan “Pemda Malaka menggelar program RPM bagi rakyat sehingga lahan yang sudah diterasering bisa ditanami jagung sebagai salah satu komoditi unggulan Program RPM dan budidaya ternak seperti kambing”.

Menurir Camat, dalam Program RPM usungan Bupati SBS menganut sistem perwilayahan berdasarkan komoditi melalui lokomotif OVOP (One Village One Product) sehingga jangan heran satu saat kita di Io Kufeu dan beberapa daerah di pegunungan Malaka bisa jadi pusat pengembangan ternak kambing di Malaka karena kita tanam dan kembangkan Hijauan Makanan Ternak (HMT).

“Dengan kelimpahan makanan ternak yang ditanam kita bisa kembangkan dan budidaya ternak kambing dan sapi. Jadi jangan heran satu saat desa Ikantuanbes dan Tunmat di Io Kufeu dikenal sebagai sentra produksi kambing dan sapi. Melalui lokomotif OVOP dalam program RPM kalau orang menyebut Io Kufeu berarti mereka kenal sebagai sentra produksi ternak kambing Malaka. Seperti di Fafoe, Makaka Barat, saat ini dikenal sebagai Centra Produksi bawang merah karena OVOP tadi”

“Saya minta kepada semua petani disini agar memiliki semangat juang dan bekerja keras guna merubah hidupnya melalui usaha di bidang pertanian dan peternakan memanfaatkan potensi luas lahan yang ada”.

Prinsipnya, lanjut dia, setiap jengkal tanah yang diberikan Tuhan harus dioptimalkan pemanfaatannya untuk kemakmuran rakyat. Hal itu hanya bisa terwujud kalau kita selalu kerja, kerja dan kerja dengan rajin dan semangat serta kerja cerdas dan kerja tuntas.

“Saya berikan apresiasi kepada YMTM yang sudah memberikan pendampingan kepada rakyat. Kita tetap mendorong aga niat baik dan kegiatan YMTM bersama petani dan rakyat disini dapat berkembang dan maju seperti daerah lainnya,” katanya.

Camat Io Kufeu juga melaunching bibit unggul yang berlabel “Pena” kepada petani agar ditanam pada musim kedua tahun ini.

Kepala Desa Ikantuanbes, Kecamatan Io Kufeu, Kornelis Molo kepada wartawan menuturkan sangat senang dengan pertemuan petani di desanya. (rm/bony/jdz)