Wagub JNS Jemput Tiga TKW NTT yang Akan Dijadikan PSK di Medan

KUPANG, mediantt.com – Secara diam-diam, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Minggu (7/10) menjemput tiga remaja putri asal NTT di Medan, Sumatera Utara. Ketiganya dikabarkan hendak dijadikan pekerja seks komersial (PKS) oleh jaringan human trafficking yang membawa mereka ke Medan.

Informasi yang dihimpun media menyebutkan, Wagub JNS yang memperoleh informasi dari Jaringan Aktivis AntiHuman Trafficking, pada Sabtu (6/10) langsung menjemput ketiga remaja asal TTS dan Malaka itu agar segera dibawa pulang ke Kupang.

Ketiga anak di bawah umur tersebut adalah FS asal Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten TTS, LS asal Kabupaten Kupang, dan SA asal Kabupaten Malaka.

Hingga saat ini, belum diperoleh informasi detail tentang bagaimana ketiganya bisa selamat dan kapan mereka tiba di Kupang.

Jangan Diam

Secaea terpisah, Direktris PIAR NTT yang juga Wakil Ketua Tim NTT Bangkit Sarah Lery Mboeik meminta jajaran Polda NTT untuk tidak hanya jadi penonton melihat banyak remaja putri yang dikirim secara ilegal ke luar NTT.

“Pak Kapolda, mana komitmennya mendukung program Pemprov yang hendak memberantas human trafficking. Jangan diam saja, dan segera bertindak,” ujar Lery ketika dihubungi.

Selain Kapolda, Lery juga mendesak jajaran Kapolres mestinya lebih taktis mendukung upaya pemberantasan trafficking dengan mengaktifkan tim satgas anti Trafficking yang sudah terbentuk di polres-polres.

Ia juga mengatakan, persoalan ini juga harus menjadi komitmen semua stakeholder karena pemainnya mulai dari desa sampai tempat tujuan.

“Banyak instansi pemerintah juga ikut bermain. Untuk itu perlu pembersihan dan pembenahan. Ada oknum petugas-petugas airport yang juga masih main mata untuk menyembunyikan calon TKI di tempat mereka karena mereka bagian dari mafia,” kata Lery yang juga calon anggota DPD RI ini. (*/jdz)

Ket Foto : Wagub NTT Josef Nae Soi foto bersama ketiga TKW asal NTT di Medan kemarin. Ketiganya akan dibawa pulang ke Kupang.