Headline

Wabup Langoday Minta Guru Jadi Contoh dengan Mengubah Karakter

ALEP ATADEI, mediantt.com – Wakil Bupati Lembata, Dr Thomas Ola Langoday, meminta para guru di wilayah Kecamatan Wulandoni untuk menjadi contoh dan teladan dengan cara mengubah karakter dan tindakannya, demi meningkatkan mutu pendidikan.

Permintaan Wakil Bupati Langoday ini disampaikan ketika membuka Rapat Kerja Pendidikan ke-13 di Desa Alep Atadei, Kecamatan Wulandoni, Rabu (29/8).

Rakerdik yang digelar di halaman SDK Mulanketa itu, dihadiri sekitar 200-an guru di wikayah selatan Lembata itu, mengambil tema “Dengan Rakerdik ke-XIII Kita Tingkatkan Kinerja Demi Mutu Pendidikan Bangsa “. Hadir pula sejumkah kepala SKPD Kabupaten Lembata.

Menurut Wabup Thomas, guru harus menjadi panutan, menanamkan semangat kejujuran, memberikan contoh dalam mengubah pikiran para peserta Didik. Artinya, sebut dia, para guru harus mulai mengubah karakter, tindakan.

“Para guru harus senantiasa mengembangkan ilmunya, tidak menutup diri untuk terus belajar. Selain itu, guru perlu meneladani para founder bangsa kita yang mengorbankan jiwa dan raganya untuk membangun dunia pendidikan. Karena kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) mestinya dimanfaatkan untuk belajar dan pembelajaran, tidak lagi mendikte di dalam kelas. Karena itu adalah tipe guru zaman old, bukan guru zaman now,” tegas mantan dosen Unika Kupang ini.

Kepala UPTD PKO Kecamatan Wulandoni, Alexius Dua, S. Pd mengatakan, dalam Rakerdik, UPTD PKO Kecamatan Wulandoni memikirkan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dalam tahun pelajaran berjalan agar mutu lulusan lebih baik.

“Dalam mendukung pembangunan pendidikan nasional memerlukan guru yang profesional dan dapat mengelolah pembelajaran yang bermutu,” kata Alex.

Alex menambahkan, tujuan Rakerdik untuk menambah pola pikir, pola kerja guru di Wulandoni menghadapi keterpurukan mutu pendidikan di Kecamatan Wulandoni, menjadi ajang evaluasi bersama kinerja para guru se-Kecamatan Wulandoni.

“Hal ini untuk terus membantu pemerintah kabupaten khususnya dan program Pemerintah Kabupaten Lembata dan Pemerintah pusat, agar terus menata pendidikan yang berkualitas dengan hadirnya guru yang profesional,” tegasnya. (*/jdz)