Tiga Unit PLTMG di NTT Siap Beroperasi dalam Tahun 2018

KUPANG, mediantt.com – Tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang diground-breaking pada Oktober 2017, kini dipersiapkan pengoperasiannya. PLTMG yang dibangun di NTT tersebut, dua unit PLTMG di Flores dan satu unit di Pulau Timor, dipastikan beroperasi tahun ini.

“PLTMG Wairita di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Sikka, dengan kapasitas 40 megawatt (MW) setara dengan 40 ribu kilowatt (KW) atau 40 juta watt (W), siap beroperasi dalam tahun ini untuk memasok listrik di Wilayah Flores Bagian Timur (FBT). Progres pembangunannya mencapai 100 persen,” kata Manager PT PLN FBT, Maumere, Lambas Pasaribu, kepada mediantt.com saat dihubungi dari Kupang, Senin (8/10).

Bahkan, ungkap dia, kerinduan masyarakat Kabupaten Sikka untuk memdapatkan pelayanan aliran listrik sudah sangat mendesak. Juga di kawasan Teluk Mutiara. Hal ini terungkap dalam pertemuannya dengan Bupati Sikka, Robby Idong, Selasa (2/10).

“Ratio elektrifikasi di Kabupaten Sikka, 64,75 persen. Sedangkan kebutuhan daya listrik untuk seluruh Sikka sebesar 13.400 KW pada saat beban puncak malam hari. Dari sisi jumlah pelanggan listirik sebanyak 49.583. Sebab, masih terdapat cadangan yang mencukupi dari PLTMG Wairita untuk dipasok hingga wilayah Ende,” papar Pasaribu.

Selain PLTMG Wairita, terdapat dua PLTMG lainnya, yaitu PLTMG Panaf di Kabupaten Kupang berkapasitas 40 MW dan PLTMG, di Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, dengan kemampuan 20 MW juga difungsikan dalam tahun 2018. Proyek senilai Rp 694 miliar itu merupakan bagian dari proyek listrik 350 MW milik PT PLN. Yaitu, tiga PLTMG di NTT dan dua PLTMG lainnya berlokasi di Bima (NTB). (son/jdz)