Headline

Tiga Desa di Wulandoni Wilayah Timur Alami Kesulitan Air Bersih 

WULANDONI – Hujan lebat yang mengguyur Lembata pada bulan Desember 2018 lalu, ternyata menyebabkan longsor di banyak lokasi. Akibatnya, jalan antar desa putus, kerusakan lahan penduduk dan hancurnya jaringan pipa yang berdampak pada kelangkaan air minum bersih.

Seperti dilaporkan Kamis (10/1), kesulitan air bersih ini sedang dialami oleh masyarakat di tiga desa di wilayah timur Kecamatan Wulandoni yakni Desa Alep Atadei, Desa Leworaja dan Desa Atakera. Ketiga desa ini mensuplai air bersih dari mata air Borotopo.

Dilaporkan, akibat dari longsoran menyebabkan kerusakan pipa dan tertimbun runtuhan longsor berupa bebatuan, lumpur dan pepohonan yang sangat tebal.

Sejak awal bencana longsor masyarakat Desa Alep Atadei kembali menggunakan air sumur untuk kebutuhan rumah tangga. Desa Leworaja kembali membersihkan sumur yang sudah ditinggalkan puluhan tahun untuk kebutuhan mandi dan cuci. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum menggunakan air kali yang mengalir sepanjang tahun, namun jika hujan air kali menjadi lumpur.

Sementara masyarakat Desa Atakera harus menggunakan air kali Wai Lein yang berlumpur dengan kadar kapur yang tinggi. Air kali ini ditimbah dari kolam lalu disuling seadanya.

Masyarakat Atakera selain melakukan penyulingan air seadanya, juga membuat lubang peresapan saat air surut untuk kebutuhan mandi dan cuci.
Sedangkan untuk kebutuhan makan dan minum harus mengambil air bersih dari Desa Ataili.

Menurut Kepala Desa Atakera, Hironimus Blido, keadaan ini bisa bertahan dua atau tiga bulan ke depan karena masih menunggu pesanan pipa dari Surabaya. Sebab pipa dengan ukuran 2,5 dan 3 dim tidak ada persediaan di toko-toko di Lewoleba.

Masih menurut kep desa Atakera “Jumlah pipa yang harus didatangkan untuk setiap desa berjumlah 50-an pipa,” sebut Blido.

Seorang warga Leworaja ketika dimintai komentar, sambil meneteskan air mata, menuturkan, lahan kebun yang baru dikerjakan dan sudah berbunga mengalami kehancuran total akibat longsoran. (frk)

Ket Foto : Air dari sungai Wai Lein yang kuning berlunpur tapi digunakan warga yang kesulitan air.