Semua Kampung Adat akan Ditata untuk Jadi Agenda Pariwisata NTT

ATAMBUA, mediantt.com – Hari terakhir kampanye di Atambua, Belu, Calon Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengunjungi sejumlah rumah adat dan kampung adat. Di setiap rumah adat yang didatangi Viktor menyatakan akan menata dan mendesain setiap rumah adat dan kampung adat sebagai obyek wisata dan menjadi agenda rutin pariwisata NTT.

“Karena pariwisata adalah program utama Victory-Joss, maka setelah terpilih jadi gubernur dan wagub, kami akan datang ke setiap rumah adat dan kampung adat untuk bersama menata dan mendesain untuk dijadikan obyek wisata yang bisa mendatangkan nilai ekonomi bagi warga. Dan semua itu akan menjadi agenda pariwisata provinsi,” kata Cagub Viktor ketika bertemu warga Suku Matabesi di Kampung Adat Lidak, Kecamatan Atambua Barat, Jumat (8/6).

Kepada warga, Viktor memastikan akan serius menata kampung adat tersebut menjadi aset wisaya yang punya daya tarik. “Semua rumah yang ada di kampung adat ini kita jaga keasliannya. Tidak boleh ada unsur modern. Semua barang harus asli, mulai dari atap alang-alang hingga alat makan dari tempurung, dll. Intinya harus asli karena wisatawan suka yang alamia,” kata Viktor.

Menurut dia, kalau ditata dengan baik dan menjadi obyek wisata budaya, maka masyarakat bisa mendapat nilai tambah secara ekonomi. “Wisatawan yang datang harus makan dan minum dari yang disiapkan warga, termasuk penginapan. Kita akan atur itu,” kata Vikror yang sempat berkeliling melihat rumah-rumah adat, dan berpose dengan warga di bawah pohon Beringin Cinta.

Akan tetapi, sebut dia, semua itu bisa terwujud kalau semua mendukung dan memenangkan Victory-Joss pada Pikgub NTT 27 Juni 2018. “Kalau sudah ada kewenangan sebagai gubernur, maka semua masalah bisa diatasi, baik itu jalan, air, listrik, juga masalah pendidikan dan lapangan kerja,” tegas mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI ini.

Sebelum ke kampung adat Lidak, Viktor juga datang ke rumah adat di Dusun Raimaten, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua. Kepada warga yang berkumpul di rumah adat, Viktor memaparkan niatnya membangun NTT juga perhatian tehadap rumah adat sebagai obyek wisata budaya yang harus terus dilestarikan. “Kita akan jaga kelestarian rumah adat sebagai tempat melakukan seluruh ritual adat, agar jadi obyek wisata yang bisa membantu ekonomi warga,” ujar Viktor.

Warga juga berharap jika sudah terpilih, Victory-Joss memperhatikan masalah jalan, air dan listrik di wilayah iti, juga membantu modal untuk kelompok tenun ikat kaum ibu. “Kami juga butuh sebuah sekolah dasar agar anak kami tidak lagi jalan kaki ke kota Atambua yang jaraknya cukup jauh,” kata seorang warga.

Soal jalan, Viktor menuturkan, kalau rumah adat dan kampung adat sudah ditata dengan baik, maka akan dibangun jalan strategis ke tempat-tempat yang menjadi obyek wisata budaya itu.

Dari kampung adat Lidak, Cagub Viktor menuju ke Kampung adat Uma Metan Lidak, Manu Aman Tukuneno. Di sana juga Viktor juga menegaskan yang sama akan menata kampung adat tersebut menjadi obyek wisata.

“Kami semua yang ada di Uma Metan Lidak sekitar 200 suku ini mendukung Victory-Joss. Kami pasti menangkan bapa,” kata ketua lembaga adat Wandelinus Manek.

Selain mendatangi rumah adat dan kampung adat, Cagub Viktor juga blusukan untuk bertemu relawan dan simpatisan Victory-Joss di Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan, di Desa Bakus, Kecamatan Tasifeto Barat dan di Desa Leontolu, Kecamatan Raimanuk sebagai titik terakhir sebelum bergeser ke TTU. (jdz)