Headline

Puluhan Orang Hadiri Talk Show Pariwisata Golkar Sumba Timur

WAINGAPU, mediantt.com – DPD II Partai Golkar Sumba Timur dibawah kepemimpinan Plt Ketua Welhelmintje Sartji Libby Sinlaeloe, dan Plt Sekretaris Frouke Hege Bubu, mengadakan Talkshow bertajul “Sumba Masa Depan Pariwisata Indonesia”, di kantor Golkar Sumba Timur, Kamis (18/1/2019).

Kegiatan berlangsung hangat dalam suasana persaudaraan yang dihadiri puluhan peserta dari berbagai elemen, mulai dari tokoh agama, pemuda dan mahasiswa.

Plt Ketua Golkar Sumba Timur, Welhelminjte Sartji Libby Sinlaeloe, saat membuka talk show itu mengatakan, pariwisata sebagai isu sentral yang menarik perhatian semua pihak sehingga Golkar merasa penting menggelar diskusi ini.

“Talk Show hari ini merupakan wujud dukungan kami terhadap pemerintah untuk memajukan pariwisata di Sumba Timur. Karena kami melihat bahwa Sumba sangat berpotensi di sektor pariwisata. Sehingga dengan itu, kita jangan melihat Sumba Timur saja tetapi pariwisatanya juga harus diperhatikan karena pariwisata Sumba ini merupakan salah satu pariwisata unggulan setelah wisatawan mencapai titik jenuh pada wisata di Bali, menyusul Pulau Sumba telah dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia dan memiliki Nihiwatu sebagai hotel termahal dan terindah di dunia. Ini menjadi langkah awal untuk membuka kegiatan-kegiatan lain untuk membahas tema ini lebih serius” tutur Ibu Libby.

Libby juga menambahkan, Partai Golkar juga akan menyampaikan usul saran untuk pemerintah kabupaten se-Sumba, pihak swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat, penggiat pariwisata bersama pemerintah propinsi dan pusat agar menjadikannya sebagai catatan khusus dan penting demi mendorong Sumba menjadi Wisata Utama Indonesia setelah orang jenuh dengan Bali.

Pdt. Samuel M. Way menuturkan, kehadirannya mewakili jemaatnya sehingga setiap point dari pertemuan akan disampaikan kepada jemaatnya, dengan harapan kegiatan ini dapat diadakan lagi dan optimis memiliki andil dalam kemajuan pariwisata di Sumba.

“Kami tidak pesimis dengan ketidakhadiran Dinas Pariwisata, sebenarnya kami mewakili satu jemaat sehingga kami tidak membawa nama pribadi, pertemuan ini akan kami sampaikan kepada lembaga yang mengutus kami.
Kami sangat bersuykur kehadiran ibu Plt di Partai Golkar Sumba Timur untuk memberi warna,” kata Pdt Samuel.

Kristiani Pedi, salah satu perempuan yang suka menenun sejak remaja, berkata, “Hari ini kita kehilangan makna dari simbol-simbol yang ada dalam kain tenun. Karena itu, saya harap sehingga melalui kegiatan ini ada penguatan nilai-nilai budaya, baik dilakukan pendahulu atau Pemerintah Sumba Timur”.

Sementara itu, Robinson Siswanto Lay, menuturkan, sebagai anak muda yang menciptakan karya seni untuk industri kreatif, harusnya dirangkul untuk sama-sama dalam pengembangan pariwisata

Diskusi yang berjalan meriah ini ditutup oleh Ibu Libby dengan kesimpulan tentang peluang dan tantangan pariwisata di Sumba dan juga menambahkan agar pangan lokal juga menjadi brand Pariwisata Sumba
.
“Pangan lokal dan industri kreatif adalah salah satu produk andalan disamping potensi alam dan sumber daya manusia yang memadai di Sumba dan sangat berpotensi dikembangkan oleh anak muda,” tegas Libby. (mira)