Pesan Gubernur Lebu Raya, MTQ Tidak Saja Melafalkan Alquran

LARANTUKA – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs Frans Lebu Raya, Selasa (8/5) malam, secara resmi membuka Kompetisi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII Tingkat Provinsi NTT Tahun 2018, yang ditandai dengan pemukulan bedug, bertempat lapangan Lebao Kota Larantuka, Flores Timur.

Rangkaian kegiatan MTQ XXVII akan dilaksanakan selama 9 hari sejak 5-13 Mei 2018, dengan mengusung tema “Kita Amalkan Nilai-nilai Al-quran secara Benar Demi Mewujudkan Semangat Kerukunan dan Mempertahankan NTT sebagai Nusa Terindah Toleransinya”.

Gubernur NTT mengapresiasi bahwa ajang MTQ XXVII kali ini sangat semarak dan meriah serta merupakan MTQ terlengkap tingkat provinsi NTT.

“Selama 15 tahun paling kurang, saya selalu hadir dan tidak pernah absen dalam setiap momentum MTQ dan saya tau baru kali ini MTQ dihadiri oleh semua kabupaten/kota se-NTT” ujar Lebu Raya.

Gubernur berharap, kegiatan MTQ tidak hanya sekadar melafalkan Al-Qur’an saja, tetapi untuk peningkatan kualitas diri dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. “Bagi saya, MTQ itu juga selain bagaimana melafalkan dengan indah ayat-ayat al qur’an tetapi meningkatkan pengetahuan dan kemudian melaksanakannya dalam kehidupan keseharian, yang terpenting bagaimana mewujudkan nilai-nilai tersebut. Al qur’an harus menjadi bacaan utama bagi umat islam dan MTQ dari waktu ke waktu harus terus berkembang menjadi lebih baik,” tambahnya.

Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hajon selaku tuan rumah sangat mengapresiasi acara MTQ XXVII NTT Tahun 2018.

“Terima kasih karena sudah mempercayakan Kabupaten Flotim menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi. Ini MTQ pertama di Flotim sejak 54 tahun lalu. Dalam catatan sejarah, Kota Larantuka menjadi cerita sejarah perkembangan agama islam di NTT dimulai,” tutur Anton Hadjon.

Ajang MTQ sendiri merupakan kompetisi tahunan di bidang Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-NTT. Adapun cabang yang dilombakan antara lain, Tilawah, Qira’atus Sab’ah, Tahfidz Qur’an, Hifdzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an dan Khoth.

Pada pembukaan MTQ juga diadakan pengambilan Sumpah Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an XXVII oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia NTT dan diharapkan MTQ kali ini dapat terpilih Qori’/Qori’ah terbaik tingkat Provisni NTT untuk mengikuti MTQ tingkat nasional tahun 2018 di Medan, Sumatera Utara. Sementara pelaksanaan MTQ tahun 2019 akan digelar di Kabupaten Lembata.

Pembukaan MTQ ini turut dihadiri Ketua DPRD NTT, Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi NTT, Ketua Majelis Ulama Indonesia provinsi NTT, Yang Mulia Uskup Larantuka, Ketua LPTQ provinsi NTT, Ketua Majelis Ulama Indonesia Flores Timur, serta undangan lainnya. (hms/lucky aliandu)