Headline

Penahan Gelombang dan Rumah Warga Desa Leworajan Rusak

LEWORAJAN, mediantt.com – Cuaca ekstrim yang melanda wilayah NTT sejak awal pekan ini berdampak buruk bagi warga di daerah pesisir. Di Desa Leworajan, Kecamatan Wulandoni, bantaran tembok penahan gelombang sepanjang 2 km rusak. Selain itu, rumah warga di tepi pantai pun terdampak. Ada rumah yang tinggal bangunan.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (22/1) malam sekitar pukul 22.30 Wita. Sebelumnya, sudah ada peringatan dari Meteorologi  Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa gelombang badai diperkirakan setinggi 10 meter lebih dan pasang surut melewati batas normal, yang berdampak pada naiknya gelombang.

Informasi yang diterima mediantt.com menyebutkan, banyak nelayan juga mengalami kerugian jutaan rupiah. Sebab sampan dan jaring para nelayan itu hancur diterjang gelombang yang sangat tinggi.
Warga yang rumahnya di pesisir pantai dan terkena terjangan gelombang terpkasa mengungsi ke rumah kerabat yang jauh dari pantai.

Akibat gelombang laut yang tinggi ini, masyarakat menjadi panik dan diliputi kecemasan. Karena itu sangat diharapkan agar instansi terkait terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata segera memberikan solusi untuk mengatasi kecemasan warga Desa Leworaja, Labala, Wulandoni.
“Kami minta instansi terkait turun dan melihat kani lalu memberikan solusi atas musibah yang kami alami,” kata Musa, warga Leworajan. (frk)