Manggarai Timur Klaim Victory-Joss Menang 55 Persen

BORONG, mediantt.com – Safari politik untuk kampanye pasangan Victory-Joss di zona tiga putaran pertama, memasuki wilayah Manggarai. Di Borong, Manggarai Timur, Ketua Tim Pemenangan Victory-Joss, Aven Peding, mengklaim bahwa Manggarai Timur menyumbang 45-55 persen suara untuk kemenangan paket Nomor 4 ini.

Ia mengatakan, tingkat penerimaan masyarakat Manggarai Timur terhadap paket Victory-Joss semakin baik juga di Ngada. Karena itu, ia menargetkan menang di Manggarai Timur 45-55 persen suara, apalagi komunitas Ngada di Manggarai Timur bersatu untuk Victory-Joss.

“Paket ini adalah petarung sejati dan kami melihat paket ini bisa membawa perubahan. Kami yakin menang,” kata Aven.

Ia mengatakan, Ibu Julie Laiskodat telah bekerja di Manggarai Timur melalui jaringan LeVico. “Jadi kami solid kerja untuk menangkan Victory-Joss. Dari 510 tempat pemungutan suara (TPS) di Manggarai Timur, dengan pemilih bersih 191 ribu lebih, kita akan sumbangkan 70-80 ribu suara untuk Victory-Joss. Paling tidak kita ambil 10 suara dari setiap TPS,” tegasnya.

Jurkam Maksi Husin mengatakan, dari empat paket cagub-cawagub yang ikut kontestasi Pilgub NTT, pilihan terbaik hanya Victory-Joss. “Sebagai anak Manggarai, saya ajak masyarakat Borong memberikan mandat dengan memilih Victory-Joss pada 27 Juni nanti,” kata anggota DPRD NTT ini.

Honing Sani juga meminta masyarakat Manggarai Timur untuk memastikan bahwa Victory-Joss menjadi pemenang di Manggarai Timur. “Partai pengusung harus kerja solid dan memastikan Victory-Joss menang di Manggarai Timur,” ujar Sekretaris Tim Pemenangan Victory-Joss.

Sementara itu, Ketua Pengarah Pemenangan Victory-Joss, Kristo Blasin bercerita, pada tahun 2003, ketika Viktor Laiskodat maju sebagai Cagub, ia berandil mengalahkan Viktor di DPRD NTT. “Sekarang saya jadi bagian dari kemenangan Victory-Joss, karena saya mau NTT dipimpin orang-orang hebat dan cerdas. Karena itu, mari kita buktikan bahwa orang Manggarai memilih pemimpin terbaik dan itu ada di Victory-Joss,” kata mantan Wakil Ketua DPRD NTT ini.

Sementara Cawagub Josef Nae Soi mengatakan, ia dan Viktor kembali untuk meyakinkan rakyat NTT bahwa Victory-Joss mampu melakukan perubahan karena risih dengan predikat NTT sebagai provinsi termiskin, terbodoh dan terkorup. “Ini yang membuat kami pulang dalam spirit bangkit dan sejahtera,” katanya.

Nae Soi juga merespons keinginan masyarakat Manggarai Timur untuk memiliki bandara udara di Tanjung Bendera, agar dibantu realisasinya. “Kami akan membantu lobi ke pusat agar bandara udara di Tanjung Bendera ┬ábisa direalisasikan. Karena itu, beri kami kuasa agar bisa mempercepat pembangunan bandara itu,” kata Nae Soi.

Menurut Nae Soi, Victory-Joss juga ingin meningkatkan harga diri orang NTT dengan ikut menyumbang devisa nasional melalui pengembangan sumber daya alam yang potensial seperti garam dan ternak. “Saatnya kita harus bisa menyumbang sesuatu, biar kita bisa berdiri tegak dan angkat muka di tingkat nasional,” tegas Staf Ahli MenkumHam ini.

Soal jalan yang rusak, Nae Soi mengatakan, jalan provinsi akan dikerjakan dalam waktu 3 tahun. “Kalau selama ini pemerintah mencicil kerja jalan, maka kami akan cicil uang bukan jalan. Sudah ada investor yang siap membantu kerjakan seluruh jalan provinsi,” kata Nae Soi.

Karena itu, Nae Soi meminta kepada masyarakat Masyarakat Timur untuk memberi kuasa kepada Victory-Joss pada 27 Juni 2018 agar bisa mengusir setan kemiskinan, setan kebodohan dan setan korupsi dari NTT.

Sebelum menggelar kampanye dialogis di Aula Kevikepan Borong, Cawagub Nae Soi sempat blusukan dan berdialoh dengan pedagang di Pasar Rakyat Ranaloba. Selain itu, berkunjung ke Masjid Baitul Gahfur, di Kampung Baru. Nae Soi bertemu dan berdialog dengan imam masjid Sulaiman Husen dan umatnya, yang difasilitasi oleh Anwar Pua Geno. (jdz)