Headline

KPU Tetapkan Victory-Joss Jadi Gubernur-Wagub NTT 2018-2023

KUPANG, mediantt.com – Setelah ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa tidak ada perselisihan hasil Pilgub NTT 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT menetapkan duet Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Nae Soi atau yang populer dengan sebutan Victory-Joss, menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023.

Keduanya ditetapkan menjadi pemenang Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT 2018 dalam rapat pleno di Swiss Belinn Kristal Kupang, Selasa (24/7/2018) malam.

KPU NTT menggelar rapat pleno penetapan setelah mendapat surat rekomedasi dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang menerangkan bahwa Pilgub NTT tanpa gugatan dari pasangan calon lain.

Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, dalam rapat pleno penetapan menegaskan, KPU NTT baru menerima surat rekomendasi tertulis penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.
“Dalam surat rekomendasi MK kepada KPU RI tidak ada gugatan sengketa pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2018, sehingga kami langsung melakukan penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih malam ini. Karena waktu yang diberikan untuk tingkat provinsi hanya satu hari, sehingga kami langsung lakukan rapat pleno terbuka,” tegasnya.

Rapat pleno terbuka penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih ini, kata Maryanti, merupakan rapat pleno terakhir yang diselenggarakan KPU NTT untuk tahapan Pilgub.

“Pelantikan gubernur terpilih bukan lagi kewenangan kami, pelantikan adalah kewenangam pemerintah. Karena itu dari tempat ini kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada pasangan calon dan tim pemenangan serta jajaran penyelenggara dan pengawas serta seluruh masyarakat NTT yang sudah berpartisipasi dalam proses pilgub, serta pengamanan dari seluruh instansi terkait, terlebih Polri dan TNI sehingga berjalan dengan aman dan lancar sampai malam ini,” kata Maryanti.

Maryanti juga menyampaikan, KPU saat ini sedang melakukan tahapan perbaikan bakal calon DPD NTT dan juga bakal calon legislatif DPRD Provinsi NTT. “Kami juga mohon dukungan dari seluruh pengurus partai politik agar seluruh proses berjalan dengan aman dan lancar,” pinta Maryanti.

Pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT yang berlangsung 27 Juni 2018, pasangan yang diusung Partai Nasdem, Golkar, Hanura, dan PPP ini, mengumpulkan 838.213 suara, sedangkan pasangan Marianus Sae-Emelia Nomleni mengumpulkan suara terbanyak kedua yakni 603.822 suara.
Selanjutnya pasangan Esthon L Foenay-Christian Rotok mengumpulkan 469.025 suara, dan pasangan Benny Harman-Benny Litelnoni mengumpulkan 447.796 suara. (*/jdz)