Gubernur Viktor Ajak Konsolidasi Kekuasaan dan Anggaran

MBAY – “Kita ini hebat-hebat tapi belum mampu konsolidasi. Kita perlu konsolidasi kekuasaan, konsolidasi anggaran dan konsolidasi informasi. Mari kita bangun sejarah baru, buat daerah jadi lebih hebat lagi”.

Demikian salah-satu petikan pernyataan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ketika bertemu seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo, bertempat di Aula Kantor Bupati Nagekeo, Rabu (1/5).

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya yang dimulai tanggal 1 Mei 2019 ini, Gubernur Viktor bersama Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Nagekeo, Ngada dan akan berakhir di Manggarai Timur pada tanggal 4 Mei 2019.

Dalam tatap muka bersama lebih dari 400 orang ASN Nagekeo itu, Bungtilu menyampaikan sejumlah motivasi dan ajakan untuk bersama membangun NTT yang dianalogikannya sebagai raksasa yang sedang tidur. Punya banyak potensi, tapi belum dikelola maksimal. Beberapa daerah contoh disebutnya menjadi hebat karena kemampuan mereka membangun konsolidasi internal. Secara khusus kepada para ASN, putra Semau itu mengajak untuk mendukung kepemimpinan pasangan Bupati Dr. Johanes Don Bosco dan Marianus Waja.

“Saya harapkan tidak lagi ada kesetiaan ganda karena urusan politik. Siapa pun dia, kalau bagus kerja kita pakai. Saya dorong semua untuk berpartisipasi mendorong etos kerja baru. Harapan saya, bupati baru bisa didukung, agar mampu melakukan diagnosa persoalan-persoalan sosilogis,” begitu ajak Gubernur Lasikodat optimis jika pembangunan di Nagakeo bisa berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, ia menegaskan untuk mengutamakan dua fungsi pemerintah. Pemerintah sebagai regulator dan fasilitator. “Seorang aparatur itu tuannya adalah aturan. Perhatian ketentuan perundangan dan mulai berpikir out of the box. Aturan tidak ada, kewenangan ada, lakukan diskresi. Gubernur akan berhadapan dengan siapa saja untuk itu. Karena memang untuk mengejar ketertinggalan, kita tidak bisa dengan langkah-langkah biasa saja!” demikian Bungtilu serius sambil menyebutkan salah-satu ciri orang cerdas itu adalah rapat cepat, kerja banyak dan hasil maksimal.

Ia juga menyebutkan pentingnya mendukung aktivitas Dekranasda dan PKK di daerah. Ia menyebut bahwa sebagai sebuah organisasi yang punya struktur basis hingga desa, Dekranasda dan PKK harus disiapkan dengan baik.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno mengungkapkan dirinya merasa bangga bisa mendampingi gubernur dalam kunjungan pertamanya di Kabupaten Nagekeo. Sebagai mitra pemerintah, DPRD NTT akan terus mendukung setiap program maupun inovasi-inovasi baru yang dicanangkan oleh gubernur. Baginya, banyak Program Gubernur Laiskodat yang memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

”Kalau bapak ibu lihat pak Gubernur berpidato, terus saya banyak angguk-angguk itu artinya cocok dan setuju. Itu biasanya palu persetujuannya cepat. Tapi kalau bapak ibu lihat saya garuk-garuk kepala, itu artinya perlu didiskusikan lagi,” kata Pua Geno.

Tujuh orang penanggap dalam sesi diskusi meminta perhatian Gubernur NTT terhadap persoalan kinerja pemerintah, infrastrusktur dan pemberdayaan. Mereka menyebutkan pentingnya ketersedian air untuk petanian, bandara, pelabuhan, jalan dan irigasi pertanian. (hms)