KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya memimpin delegasi bisnis dari provinsi ini ke Tiongkok dengan membawa misi ekonomi, bisnis, dan investasi untuk menindaklanjuti kegiatan Forum Investasi Konjen Tiongkok yang digelar di Kupang.

“Kami baru tiba di Tiongkok untuk menindaklanjuti Kegiatan Forum Investasi Konjen Tiongkok yang dilaksanakan di Kota Kupang pada 6 September 2017 lalu,” kata Gubernur Lebu Raya melalui pesan singkat kepada Antara di Kupang, Kamis (23/11).

Gubernur Lebu Raya mengatakan kunjungan ke Tiongkok untuk memenuhi undangan Pemerintah Tiongkok mengunjungi Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang.

Gubernur Lebu Raya bersama rombongan tiba di Kota Hangzhou, Rabu (22/11), dan diterima secara kenegaraan oleh Wakil Gubernur Provinsi Zhejiang Liang Liming di Gedung No 1 Pusat Administrasi Pemerintah Provinsi Zhejiang.

Wakil Gubernur Zhejiang Liang Liming menyambut baik kunjungan tersebut, dan menyatakan bahwa hubungan antara Indonesia-Tiongkok semakin meningkat sejak Presiden Indonesia Joko Widodo berkunjung ke Kota Hangzhou saat kegiatan KTT G20 di Tiongkok pada 2016.

Liang Liming saat itu langsung memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan Pemerintah NTT melalui Dinas Penanaman Modal dan PTSP untuk menyiapkan para pebisnis terbaik mereka berinvestasi di NTT. “Kami lebih melirik sektor kelautan dan perikanan serta pariwisata,” kata Liang Liming.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya juga meminta kepada jajarannya melalui DPMPTSP NTT untuk mengoordinasi berbagai bentuk kerja sama lainnya yang akan dikembangkan dengan Provinsi Zhejiang dalam sebuah nota kesepahaman (MoU).

Provinsi Zhejiang merupakan salah satu provinsi di Tiongkok yang pesat kemajuannya dan Kota Hangzhuo sebagai ibukota provinsi merupakan kota modern dengan tingkat pertumbuhan perekonomian yang tinggi. Daerah itu juga menjadi destinasi pebisnis dan forum internasional para pemimpin dunia, seperti kegiatan KTT G20. (ant)