Headline

Eksa Buka Jalur Baru, Ruas Jalan Lamalera-Lewoleba Normal Lagi

BOTO, mediantt.com – Hujan lebat yang melanda seluruh wilayah Lembata sejak hari Rabu malam lalu, berdampak putusnya jalur jalan dari Lamalera dan sekitarnya menuju Lewoleba. Dua titik yang terkena longsor akibat hujan itu adalah di sekitar Lamalewar dan di Taman Doa Urans. Akibatnya, transportasi dari Lamalera juga daerah sekitarnya ke Lewoleba lumpuh. Setelah dikerjakan alat berat (eksa) sejak Jumat siang dengan membuka jalur baru, ruas itu kembali normal dan sudah bisa dilewati kendaraan.

Keterangan yang diterima mediantt.com Junat (28/12) pagi, dari Desa Labalimut atau yang lasim disebut Boto, menyebutkan, semua kendaraan penumpang dari Labala, Wulandoni dan Lamalera menuju Lewoleba, tidak bisa melanjutkan perjalanan. Semua mobil penumpang itu harus kembali dan parkir di Boto, menunggu perbaikan di ruas jalan yang terkena longgsor itu.

“Pagi tadi kami dari Lamalera, tapi tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Lewoleba karena ada tebing yang runtuh menimpah badan jalan sebelum Lamalewar. Kami juga dapat informasi kalau ada juga longsor di sekitar Taman Doa Urans. Untuk itu, kami terpaksa kembali dan parkir di Boto,” kata sopir San Pedro, Paul Tufan, via ponsel, Jumat (28/12) sekitar pukul 07.00 Wita.

Menurut Paul, akibat hujan yang turun sejak Rabu malam, membuat tebing sebelum Lamalewar itu runtuh dan menimbun badan jalan. Kendaraan tidak bisa melintas karena timpukan material dari tebing tersebut. “Jalan tetutup sama sekali dengan batu dan tanah dari runtuhan tebiing. Kendaraan roda empat dan dua tidak bisa lewat,” kata Paul.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Lembata terutama dinas terkait segera tanggap dan secepatnya membersihkan badan jalan yang tertimbun material itu agar arus transportasi kembali normal.

Dilaporkan pula, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lembata telah menurunkan alat berat (eksa) ke lokasi kejadian untuk membersihkan badan jalan dari material agar ruas jalan tersebut bisa normal kembali.

“Eksa sudah ke lokasi membersihkan badan jalan. Juga membuka jalan baru sebagai alternatif sehingga jalur itu sudah bisa dilalui kendaraan. Jadi ruas jalan itu sudah normal kembali,” kata Ama Beding, Jurnalis yang sedang berlibur ke Lamalera. (jdz)