Dua Balon Bupati dan Wakil Gagal Daftar ke KPU Ende

Ende, mediantt.com – Hingga hari terakhir, Rabu (10/1) pukul 24.00 Wita, jadwal pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk mengikuti Pilkada serentak di Kabupaten Ende 2018, hanya tiga paket yang mendaftar, sementara dua balon gagal mendaftar ke KPU Ende. Satu balon dari koalisi partai politik dan satu balon lavi dari unsur perseorangan.

Dua pasangan balon bupati dan wakil bupati Ende yang gagal mendaftarkan diri di KPU adalah Klemens Meba-Abdul Syukur (Paket Mesra) dan Anton Bata- Muhamad Eka (Paket Kelimutu). Sebab, hingga pukul 24.00 Wita atau Kamis,(11/1) pukul 00,00 Wita tidak mendaftarkan diri.

Sementara itu, dari tiga pasang balon yang mendaftar dua balon diusung koalisi partai dan satunya mendaftarkan diri melalui jalur perseorangan.

Dua balon yang mendaftar dari koalisi partai masing-masing Marselinus YW Petu dan Djafar Achmad (MJ), yang diusung 7 partai koalisi yakni NasDem (4 kursi), Golkar (4), PDI Perjuangan (4), PKPI (1), PKB (3), PKS (2) dan Demokrat (3), sehingga total kursi 21 dari 30 kursi yang ada di DPRD Ende dari 6 kursi yang dipersyaratkan untuk bisa mengikuti Pilkada Ende.

Selain iru, balon bupati dan wakil bupati Don Bosco M Wangge dan H.Munawar H Achmad (WM) diusung dua koalisi partai yakni Gerindra (4 kursi) dan PAN ( 2 kursi) sehingga total 6 kursi seperti yang disyaratkan minimal 6 kursi. Dan pasangan perseorangan Rafael Ngala dan Antoni Toni Tonggo sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati .

Ketua KPU Ende Florentinus Hani Wadhi ditemui di sela-sela pendaftaran paket perseorangan Rafael-Toni mengatakan, ketiga paslon yang mendaftar memenuhi syarat calon dan pencalonan. Karena itu ketiganya menerima surat tanda terima berkas dan surat keterangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kita sudah serahkan surat tanda terima kepada bakal calon dan juga surat keterangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Prof WZ Kupang karena seluruh dokumen syarat calon dan pencalonan ada, lengkap dan sah,” ujar Budhi Wadhi.

Untuk calon independen, kata dia, sesuai verifikasi tim tekhnis saat pendaftaran maka diketahui semua persyaratan baik calon maupun syarat pencalonan ada, lengkap dan sah.

“Hanya masih ada perbaikan, jadi dalam masa perbaikan mereka harus kumpulkan kembali 26.244 surat dukungan. Kita akan lakukan verifikasi dan verifikasi beda karena tim harus mengumpulkan pendukung di suatu tempat baru kami lakukan verifikasi,” kata Budhi Wadhi.

Menurut dia, pada menit-menit akhir pendaftaran paket perseorangan Rafael Ngala dan Antonius Toni Tonggo melakukan pendaftaran di KPU Ende. Merek tiba sekitar pukul 20.15 Wita, Rabu (10/1) bersama timnya sekitar tiga puluhan orang.

Rafael Ngala usai pendaftaran mengatakan, dirinya menyadari perjalanan bersama rakyat tidak gampang. Menurut dia, bukan hasil yang penting tapi proses yang harus dilalui yakni memberikan proses pendidikan politik kepada masyarakat.

“Selama Undang-undang beri ruang, masyarakat punya hak ajukan calon dari rakyat. Kami sadar perjalanan bersama rakyat tidak mudah,” sebut Rafael Ngala. (lexi)