Headline

DPRD Mulai Bahas KUA PPAS dan Perubahan APBD NTT Tahun 2019

KUPANG, mediantt.com – Senin (7/5/2018), DPRD NTT resmi menutup masa persidangan I tahun 2017 dan memasuki masa persidangan II tahun 2018. Salah satu agenda utama masa sidang II adalah membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) serta perubahan APBD 2019

Rapat yang terbuka untuk umum dipimpin Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dan hadir Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Wakil ketua Gabriel Beri Binna, Konsul RDTL, Ketua Pengadilan Tinggi dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama, unsur Forkopimda NTT. Juga tampak hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan/OJK serta Tim alhi juga kelompok pakar serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, dalam pidatonya mengatakan, masa persidangan ke I tahun 2018 yang telah ditutup, telah menggelar 11 kali dalam periode 2014-2019. Selama periode ini, kata Pua Geno, dewan telah melaksanakan fungsi budgeting, legislasi dan pengawasan.

Menurut dia, salah satu tugas utama yang telah dilakukan dewan, adalah membahas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur NTT 2013-2016 dan LKPj tahun anggaran 2017. Juga dewan telah membahas bersama pemerintah usulan anggaran dan penetapan Peraturan Daerah (Perda).

“Soal pengawasan, dewan telah melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke 22 kabupaten dan kota guna melihat secara langsung pelaksanaan program dan kegiatan dalam tahun anggaran 2018 yang bersumber dari APBD I. Dewan juga mengingatkan pemerintah agar dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan, diharapkan semakin baik lagi,” kata Pua Geno.

DPRD NTT, sebut Anwar, meminta perhatian pemerintah melibatkan tokoh masyarakat untuk mencegah maraknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang menimbulkan predikat negatif untuk NTT. Pemerintah juga diingatkan untuk mengatasi secara serius masalah limbah medis pada rumah sakit yang ada di Kota Kupang. Karena, limbah medis mengandung bahan berbahaya yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat.

Dalam masa persidangan ke II, papar Pua Geno, dewan akan fokus pada pembahasan sejumlah rancangan peraturan daerah dan pertanggungjawaban pelaksanaan tahun anggaran 2018 serta perubahan APBD 2018. Dan, dewan bersama pemerintah akan membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) serta perubahan APBD 2019.

Masa sidang I DPRD NTT yang telah berlangsung sejak 11 Januari hingga 7 Mei 2018, sesuai laporan Sekretaris DPRD NTT, Thobias Ngongo Bulu, telah berhasil melaksanakan sejumlah kegiatan. Diantaranya, rapat paripurna, paripurna istimewa, rapat fraksi, rapat komisi, rapat gabungan komisi, rapat badan musyawarah, rapat pansus, rapat dengar pendapat umum, kunjungan kerja dan reses.

Menurut Thobias, masa sidang I tahun 2018 berhasil menetapkan sejumlah keputusan. Yaitu, keputusan DPRD NTT, keputusan pimpinan DPRD NTT dan keputusan badan musyawarah. Untuk masa persidangan ke II DPRD NTT, sebut Thobias, dilanjutkan mulai 7 Mei hingga 31 Agustus 2018. (hms/son/jdz)