Cagub Viktor Disambut Warga Tabundung sebagai Pemimpin NTT

TABUNDUNG – Medan jalan ke wilayah selatan di Sumba Timur sangat memprihatinkan. Selama ini tidak pernah ada pejabat termasuk para calon pemimpin berkunjung ke sana. Tapi Cagub NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, nekad datang menyapa warga di Desa Billa, Kecamatan Tabundung, Sumba Timur, Jumat (11/5). Karena itu, warga yang menunggu dari pagi menyambut Viktor bukan sebagai cagub tapi sebagai pemimpin NTT.

“Selamat datang pemimpin NTT, warga Kecamatan Tabundung sudah menunggu dari pagi hingga matahari terbenam. Kami tetap bertahan sebagai bukti bahwa kami telah bersatu hati untuk menunggu pemimpin NTT yang akan kami pilih pada 27 Juni nanti,” ujar Umbu Nai Dama, mewakili warga Tabundung, saat menyapa rombongan Victory-Joss.

Umbu Nai Dama mengatakan, Viktor Laiskodat adalah satu-satunya calon gubernur yang datang kampanye di Kecamatan Tabundung. Banyak pejabat yang takut datang ke wilayah selatan Sumba Timur ini lantaran kondisi jalan yang rusak parah dan berbahaya bagi pengendara. Kadena itu, ketika ada kabar bahwa Viktor Laiskodat akan datang, warga tidak mau beranjak sekalipun harus menunggu dari pagi hingga malam.

“Bapak adalah orang pertama yang datang ke wilayah kami dan kami yakin bapak yang akan memimpin NTT ke depan. Kami sungguh bangga sekaligus terharu karena bapak sudah mengesampingkan kondisi jalan yang rusak hanya karena rasa rindu untuk bertemu kami warga Tabundung,” kata Umbu Nai Dama.

Umbu Nai Dama juga menitip harap kepada Viktor Laiskodat agar saat memimpin nanti tidak melupakan kondisi jalan provinsi yang melingkar di wilayah selatan Sumba Timur. Sebagai daerah pesisir, Kecamatan Tabundung menyimpan pesona wisata pantai yang memukau namun tidak bisa dijual karena kondisi infrastruktur jalan yang baik.

“Kami butuh gubernur yang punya kapasitas bukan hanya orang yang pandai beretorika. Pemimpin NTT selama ini menutup mata terhadap kondisi wilayah khususnya di Sumba Timur bagian selatan. Karena itu kami minta pak Viktor memperhatikan kami di sini jika sudah memimpin NTT sebagai gubernur. Jangan khawatir kami sudah bertekad memenangkan Victory-Joss. Kami yakin Victory-Joss menang di Sumba Timur sebab ketua tim pemenangan adalah bupati kami,” tegasnya disambut tepuk meriah warga yang mengikuti kampanye.

Hal senada disampaikan Yeremias Kamunang. Sebagai seorang hamba Tuhan, ia meyakini bahwa Viktor Laiskodat adalah utusan Tuhan untuk datang mengangkat harkat dan martabat masyarakat NTT. Dia juga meminta warga Tabundung untuk selalu mendoakan Victory-Joss dalam perjuangan dan pergumulan mereka dalam masa kampanye.

“Ini adalah kampanye pertama di kecamatan Tabundung yang dilakukan oleh calon gubernur NTT. Mungkin ini adalah tanda bahwa yang datang ini adalah utusan Tuhan. Mari kita menyiapkan waktu dalam doa malam kita untuk selalu mendoakan pemimpin kita supaya apa yang menjadi harapan kita senantiasa diberkati Tuhan,” katanya.

Viktor Laiskodat mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan gerakan kebangkitan NTT menuju sejahtera. Seorang gubernur tidak akan mampu menjalankan programnya dengan baik tanpa dukungan yang kuat dari masyarakat, demikian juga mimpi dan cita-cita seorang pemimpin akan terkubur begitu saja jika masyarakat yang dipimpin hanya berdiam diri. Roh kebangkitan harus berkobar dalam setiap sanubari anak Flobamorata.

“Karena itu maka kita akan merubah cara pikir kita dalam membangun NTT dengan segala macam potensinya. Kita siapkan pondasi pembangunan untuk generasi berikut. Mereka akan menikmati pendidikan yang baik, infrastruktur yang baik maka disitulah kebangkitan NTT akan terjadi. Jangan karena kita sudah begitu lama berada dalam kemiskinan lalu kita menikmati kemiskinan itu dengan rasa bangga,” tegas Viktor.

Tak Mungkin Salah

Sementara iti, di Desa Tawui, Kecamatan Penun Pahar, Sumba Timur, Ketua Tim Pemenangan Victory-Joss yang juga Bupati Sumba Timur, Gideon Mbilijoera (GBY) menegaskan, tidak mungkin membawa rayatnya kepada jalan yang salah. Bagi dia, pasangan Victor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi adalah figur yang mampu mambawa masyarakat NTT menuju sejahtera.

“Sebagai bupati tidak mungkin saya membawa rakyat saya menuju jalan yang salah. Seorang pemimpin tidak boleh mengorbankan rakyat dengan mengarahkan pilihan politik pada figur yang dianggap tidak tepat. Bagi saya pak Viktor dan Josef adalah dua sosok yang hadir untuk mewujudkan mimpi rakyat NTT,” kata bupati yang akrab disapa GBY ini.

GBY mengatakan, Viktor Laiskodat meminta supaya tim menyusun kampanye lewat jalur selatan Sumba Timur. Selama ini, kata Mbilijoera, belum ada calon gubernur yang mau menjajal lingkar selatan Sumba Timur yang terkenal dengan kondisi jalan yang rusak.

“Pak Viktor minta supaya bisa keliling lewat pantai selatan. Jalan selatan itu adalah jalan provinsi sehingga pak Viktor ingin melihat kondisi jalan kita yang rusak parah ini supaya ketika beliau memimpin NTT, sudah paham kondisi yang ada. Pak Viktor tidak mau hanya dengar cerita dari orang lain dan ingin bertemu langsung dengan masyarkat disini. Karena itu maka jangan ragu lagi untuk memilih pemimpin yang benar-benar tulus ingin melayani rakyat,” ajak Mbilijoera. (joey/jdz)