Bupati TTU Berharap Tour the Timor Jangan Asal Jadi

KEFAMENANU – Tour the Timor sudah digelar tahun kedua dan tentu sudah dievaluasi segala kekurangan dan kelemahan. Tapi bagi Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandez, pelaksanaan Tour the Timor belum maksimal. Karena itu ia berharap perlu dilakukan koordinasi yang lebih baik agar tidak terkesan terburu-buru dan asal jadi, terutama pada tahun mendatang.

“Tour the Timor ini ke depan mesti dilakukan koordinasi lebih baik sehingga tidak hanya sekadar melewati daratan Timor dengan sepeda, tetapi ada destinasi-destinasi wisata yang perlu disinggahi, agar menjadi alat jual bagi pengembangan pariwisata di NTT, khususnya Pulau Timor,” kata Bupati Ray kepada wartawan di Kefamenanu, Senin (11/12).

Menurut Ray, kunci keberhasilan sebuah even adalah koordinasi, sehingga ia berharap perlu adanya koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi, dalam hal ini dinas pariwisata Provinsi NTT dengan pemerintah kabupaten sehingga pelaksanaan kegiatan tidak terkesan terburu-buru dan asal jadi.

“Selain koordinasi dengan provinsi, saya tentunya berharap koordinasi antar bupati se-daratan Timor, untuk melakukan persiapan secara bersama, yakni mempersiapkan rangkaian kegiatan di destinasi wisata yang disinggahi. Ini kritik positif yang harus dibenahi secara baik ke depannya,” ujar Bupati dua periode itu.

Dia berharap, pemerintah provinsi hendaknya memanggil para Bupati yang wilayahnya dilintasi event Tour de Timor untuk mempersiapkan destinasi yang akan dilewati dan mempersiapkan acara yang akan menjadi agenda tetap.

“Ini harus dilakukan karena orang berkunjung ke suatu wilayah pasti memiliki perencanaan waktu, oleh karena itu kita harus merancangnya menjadi event tetap tahunan,” tegas Ray.

Ditanya soal pengembangan obyek wisata Tanjung Bastian, Bupati Ray mengatakan, masih mengalami sedikit kendala karena obyek wisata tersebut berada di dalam kawasan hutan.

“Prosesnya saat ini berjalan di tempat, karena kompleks Tanjung Bastian berada dalam kawasan hutan. Saat ini kami sedang ajukan pinjam pakai ke departemen kehutanan sehingga selanjutnya, pengembangannya tidak mengalami kendala,” katanya.

Bupati Ray juga enjelaskan, master plan pengembangan obyek wisata Tanjung Bastian sudah rampung, termasuk di dalamnya rencana besar pembangunan patung proklamator diantara dua gunung yang ada di kawasan Tanjung Bastian. (jdz)