Headline

Kalau Walikota Lamban Urus Pasar, Gubernur Viktor Akan Turun Tangan

Kupang, mediantt.com – Gubernur NTT Viktor Bungtiku Laiskodat memberi respons cepat ketika mendapat keluhan dari pedagang di Pasar Kasih Naikoten. Keluhan ipara pedagang itu disampaikan kepada Gubernur ketika mendampingi Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, memantau harga bahan pokok makanan di Pasar Oebobo dan Pasar Kasih Naikoten, Kota Kupang.

“Konsultasi dulu dengan pihak Pemkot, karena ini masih menjadi tanggungjawab mereka. Tapi jika dalam waktu 1 minggu tidak ada respon dari pemkot, maka pemprov akan masuk dan tertibkan semua,” kata Gubernur Viktor saat mendampingi Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita guna memantau secara langsung harga bahan pokok makanan di Pasar Oebobo dan Pasar Kasih, Jumat (23/8) pagi.

“Apresiasi patut diberikan kepada gubernur NTT, karena mampu menjaga kestabilan harga pasar di NTT. Beliau juga sangat tahu secara detail ciri dari setiap bahan makanan yang ada di pasar,” jelas menteri.

“Harga sangat stabil, dan bahkan lebih rendah dari harga nasional. Contohnya daging sapi, harga nasional sekarang berkisar antara 110 sampai 120 ribu per kilogram, sedangkam di kupang harganya sangat baik di angka 90 ribu per kilogram,” sambung menteri.

Ada hal yang cukup menarik saat kunjungan ke pasar Kasih Naikoten.Terlihat banyak pedagang yang berjualan di dalam gedung pasar kasih berlantai dua itu datang menghampiri Gubernur Laiskodat untuk menyampaikan keluhan mereka. Mulai dari soal penerangan, kebersihan sampai kemasalah tata jual, dimana mereka sangat dirugikan dengan beberapa pedagang yang berjualan di tempat yang seharusnya dijadikan terminal.

Para pedagang juga mengatakan bahwa hal ini sudah disampaikan berulang kali kepada bapak walikota, tapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjutnya. Sedangkan Gubernur Viktor langsung perintahkan pengelola pasar kasih untuk segera berkonsultasi dengan pihak Pemerintah Kota Kupang, berkaitan dengan persoalan dari para pedagang.

“Konsultasi dulu dengan pihak Pemkot, karena ini masih menjadi tanggungjawab mereka. Tapi jika dalam waktu 1 minggu tidak ada respon dari pemkot, maka pemprov akan masuk dan tertibkan semua. Kebersihan, penerangan, dan juga kedepan kalau pemprov masuk dan benahi pasar ini, maka tidak ada kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 yang boleh masuk sampai area pasar,” kata gubernur. (sam/jdz)