Headline

Hari Cuci Tangan Sedunia 2017 Dipusatkan di SDK Asumpta

Kupang, mediantt.com – Dinas Kesehatan Kota Kupang bekerjasama dengan 21 Sekolah Dasar (SD) di Kota Kupang menggelar Hari Cuci Tangan Sedunia 2017 atau Global Hand Wishing Day 2017), yang dipusatkan di SDK Santa Maria Asumpta, Jumat (20/10).  Dalam tema ‘Tangan Bersih Pangkal Sehat’, anak-anak diajak untuk menyebarkan pesan akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun.

Acara yang dibuka dihadiri Wakil Walikota Kupang, Herman Man, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), itu mengajak selurh masyarakat, khususnya anak-anak untuk bersama-sama berikrar menjaga kesehatan dan kebersihan dimulai dari mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas.

Herman Man mengatakan, hari cuci tangan sedunia merupakan hari yang secara global didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun sebagai cara mudah, efektif, dan terjangkau untuk mencegah penyakit dan menyelamatkan nyawa. “Setiap tahunnya kita memanfaatkan kesempatan ini untuk mewujudkan komitmen dalam membantu masyarakat untuk membuat hidup lebih sehat dan bahagia dengan mensosialisasikan gaya hidup sehat: cuci tangan dengan sabun, khususnya kepada anak-anak usia dini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr Ary Wirjana.

“Kami percaya akan pentingnya menanamkan perubahan perilaku sehat pada anak-anak. Sebuah tindakan sederhana, mencuci tangan dengan sabun, dapat mencegah penyakit dan kematian. Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan kesempatan bagi kami untuk menggelar sebuah acara yang dapat memberikan dampak positif, dan mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat dan higienis,” tambah Herman Man.

Sekadar tahu saja, data Riset Kesehatan Dasar 2007 mengungkapkan bahwa di Indonesia, diare masih menjadi penyebab kematian anak, yaitu sebesar 31 persen di antara anak di bawah usia satu tahun dan 25 persen kematian anak usia antara satu hingga empat tahun. Padahal, salah satu cara paling murah untuk mencegah kematian dan penyakit yang berhubungan dengan diare adalah cuci tangan dengan sabun. Menurut data WHO (2014), mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi 40 persen resiko diare dan 20 persen resiko infeksi saluran pernapasan akut, termasuk pneumonia.

Pada saat yang sama, Wakil Walikota Kupang Herman Man juga mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat tingkat Kota Kupang.  (jdz)

Ket Foto : Kepala SDK Sta Maria Asumpta, Sr Maria Graciela, CIJ, menyambut Wakil Walikota Kupang Herman Man di gerbang masuk SDK Asumpta.