Headline

Jenasah Karyawan Kids Resto Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Kupang, mediantt.com — Karyawan Kids Resto, Abet, meregang nyawa di dalam kamar tidur sendiri pada Kamis (4/11/2015) sekitar pukul 07.00 Wita. Ia ditemukan oleh rekannya, Hans Liu, dalam kondisi sudah penuh dengan semut.
Hans yang ditemui wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menjelaskan, sekitar pukul 20.00 Wita, korban pergi ke depan untuk membeli obat amoxisilin untuk diminum. Saat itu, korban mengatakan bahwa badannya terasa sakit sehingga ingin membeli obat untuk diminum.
Sekitar pukul 23.00 Wita, lanjut Hans, korban langsung meminum obat yang dibelinya. Selanjutnya, sekitar pukul 00.00 Wita, korban langsung tidur. Pada keesokan harinya, sekitar pukul 07.00 Wita, Hans bangun terlebih dahulu, sedangkan korban masih tertidur namun tidk diketahuinya jika korban telah meninggal.
“Korban sekitar jam 20.00 Wita itu, pergi beli obat di kios depan. Setelah minum korban tidur. Tapi paginya kami bangun korban belum bangun. Tapi kami tidak tahu kalau korban sudah meninggal, “ kata Hans.
Karena hari sudah siang, kata dia, dirinya bersama dengan salah satu rekannya berniat membangunkan korban, namun ketika dibangunkan korban sudah tidak lagi bernyawa lagi. Saat dibangunkan tubuh korban dipenuhi semut merah yang sudah mengigit badannya.
Bukan saja itu, tambah saksi, ditubuh korban saat itu terlihat luka di bagian kemaluannya, bisul di kaki dan tangan. Karena luka itulah korban membeli obat amoxisilin untuk diminum.
Dikatakan, karena sudah tidak bernyawa lagi, dirinya memberitahukan kepada pemilik Kids Resto untuk diperiksa. Mendengar laporan itu, pemilik Kids Resto langsung melaporkan hal itu ke Polres Kupang Kota untuk dilakukan olah TKP.
Pihak kepolisian dari Polres Kupang Kota yang menerima laporan itu, langsung menuju TKP dan melakukan olah TKP terkait ditemukannya korban yang sudah tidak lagi bernyawa di dalam kamarnya.
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Didik Kurnianto, SIK yang dihubungi menjelaskan, sesuai hasil visum yang dilakukan oleh tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Kupang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Selain itu, jelas Didik, di tubuh korban ditemukan luka jenis bisul di bagian tangan dan kaki. Untuk saksi-saksi, tim penyidik telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan rekan kerja serta satu kamar tidur yang saat itu tidur bersama-sama dengan korban.
Didik menambahkan, pihak keluarga korban meminta pihak kepolisian untuk melakukan outopsi untuk diketahui secara pasti penyebab kematian korban. Untuk itu, pihak kepolisian melakukan outopsi sesuai permintaan keluarga korban. (che)

Ket Foto : Polisi sedang melakukan olah TKP terhadap Abet (ditutupi kain) ketika ditemukan tewas dalam kamar tidurnya, Kamis (4/11/2015).